Header Ads

Jangan Gunakan Calo

Anda pernah membaca "jangan gunakan calo" atau kalimat sejenis ketika mengurus kelengkapan, baik itu kelangkapan usaha, pajak kendaraan bermotor, perpanjangan SIM, atau pengurusan lainnya? atau Anda justru pernah menggunakan jasa calo? atau justru Anda sendiri berprofesi sebagai calo? :D saya pernah menggunakan jasa calo dan sekarang saya sudah kapok dan saya tidak pernah memiliki niat untuk menjadi calo. :D


ketika berada di kantor samsat, begitu turun dari motor di tempat parkir, langsung dihampiri oleh calo atau tukang parkir yang bekerja sama dengan calo. di pintu pun sudah dihadang oleh calo. bahkan di depan loket pun ada calo. saya berfikir, kalau memang kita dihimbau untuk tidak menggunakan calo, maka calo-calo itu diusir saja dari lokasi.


bahkan tidak jarang stakeholder yang bertugas di lokasi justru bersikap sebagai calo. misal ketika saya beberapa bulan yang lalu melakukan perpanjangan SIM, polisi yang bertugas di sana langsung menghampiri saya menawarkan jasa calo.


Tulisan "jangan gunakan calo" dan sejenisnya, menurut saya hanya basa basi belaka. ketika saya di polres untuk perpanjangan SIM atau di kantor samsat untuk pajak kendaraan, tulisan itu banyak terpampang di lokasi tetapi jumlah calo lebih banyak dari pada jumlah tulisan itu sendiri. bahkan calo-calo ini berkeliaran tidak ada pencegahan sama sekali.


apakah petugas di sana tidak tahu mengenai keberadaan calo? omong kosong kalau mereka mengatakan tidak tahu, pasti mereka tahu. tapi saya mencoba husnudzan saja, mungkin mereka tidak ada tindakan karena ada prosedur resmi pengusiran. tapi sayangnya dari dulu sampai sekarang kenapa tetap berkeliaran ya?


spanduk yang ada saya rasa hanya pemborosan uang negara. memang masyarakat akan membacanya mengingat ukurannya yang segede gaban. tapi saya rasa tidak digunakannya calo oleh masyarakat bukan karena tulisan itu tapi karena memang dari masyarakatnya sendiri. jika masyarakat telah tahu sisi negatif dan/atau kapok karena ulah dari calo, maka calo tidak akan laku. jadi masyarakatlah yang sebenarnya mengusir calo itu sendiri, bukan petugas atau prosedur resmi. meski demikian pasti nantinya mereka, para petugas, yang akan menjadi pahlawan kesiangan karena berhasil mengusir calo. *tepok jidat*