Header Ads

Kapan Bisa Punya SIM C?

macetSeberapa sering kita di jalanan bertemu anak-anak seusia SD dan SMP mengendarai motor? Buat saya, sering sekali. Ketika kita sedang berkendara di jalanan, terasa sangat menyebalkan jika bertemu anak di bawah umur mengendarai motor. Bahkan banyak dari mereka berboncengan tiga. Mentang-mentang jok motor bisa dimuati oleh tiga bokong kecil mereka.


Kadang juga merasa was-was jika bertemu mereka. Dengan melihat postur tubuh yang kakinya belum bisa menumpu jalan, mereka mudah goyah. Jika mereka jatuh karena kita atau minimal berada di dekat kita, urusan justru lebih panjang. Bukan saja berurusan dengan mereka tapi dengan bapaknya yang sebenarnya tidak tahu kejadian sebenarnya di lokasi.


Usia SD dan SMP tentu saja belum memiliki Surat Ijin Mengemudi atau SIM golongan C. Mereka baru bisa membuat SIM jika sudah memiliki KTP atau usia 17 tahun. Tapi karena banyak hal yang bisa dijadikan alasan, mereka dibekali oleh orang tuanya kendaraan berupa motor.


Bagi Anda yang memiliki SIM C dan dulu saat mencari SIM C dengan jalur yang resmi, bukannya nembak, masih ingatkah bagaimana prosesnya? Ada ujian teori dan ujian praktek. Ujian teori seharusnya tidak ada masalah. Tetapi, ingatkah kita seberapa sering kita gagal melakukan Ujian praktek? Kita diharuskan melintasi lintasan dengan bentuk yang dulu buat saya tidak mudah. Bentuk menyerupai angka delapan bagi orang yang belum lama bisa mengendarai motor termasuk sulit.


Ibarat teka-teki klasik, "ayam dan telur duluan mana?". Sama saja dengan ini, kita dapat mengendarai motor dulu atau punya SIM dulu? Agar bisa lulus ujian praktek SIM, kita harus bisa mengendarai motor dengan lincah di sepanjang lintasan. Untuk bisa mengendarai motor dengan lincah, harus didukung dengan jam terbang yang cukup. Tetapi di sisi lain, untuk memperoleh jam terbang yang cukup, kita harus terbiasa mengendarai motor di jalanan. padahal untuk bisa mengendarai motor di jalan harus punya SIM dulu. mbulet tidak ada ujungnya.


Berbeda dengan mencari SIM A, kita bisa belajar di kursus menyetir. Dengan lama latihan dan didukung dengan sertifikat kursus, kita bisa "membuktikan" kalau kita bisa menyetir. Tetapi, mana ada kursus mengendarai motor. Yang ada justru mengendarai motor di jalanan tanpa adanya SIM C dan tanpa ada pendampingan dari siapa pun.


Lalu, kapankah kita atau adik-adik kita bisa mendapatkan SIM C? Mereka kita paksa mengendarai motor di jalanan tanpa SIM C ataukah mereka kita suruh membuat SIM C dahulu dengan kemampuan berkendara yang pas-pasan? Silakan kalau ada yang mau membantu menjawab atau membantu menanyakan di kantor polisi terdekat. :)