Header Ads

Tampil Keren dengan Bateeq

Di hari batik, rasanya sebagai mantan karyawan PT Efrata Retailndo, produsen sekaligus pemilik merk Batteq, sungguh durhaka jika tidak menceritakan apa dan bagaimana produk Bateeq. Jika Anda pernah pergi ke Mall Taman Anggrek atau Hartono Mall atau Stasiun Gubeng, atau masih banyak tempat lainnya termasuk keliling kota Solo, mungkin Anda tidak asing dengan nama Bateeq. Sebuah merk batik yang terlihat keren dan elegan untuk dikenakan.


Sesuai dengan tagline-nya, Redefining batik, Bateeq ingin menampilkan batik dengan konsep yang terlihat keren. Kini batik bisa dikenakan bukan hanya untuk acara resmi semisal kondangan, tetapi bisa pula dalam kegiatan santai bahkan kasual. Batik, khususnya untuk pria, tidak harus terlihat kedodoran tetapi bisa terlihat elegan dengan slimfit-nya. Dan untuk wanita, desain yang dihadirkan pun berkembang ke arah mode yang menarik.

Saat ini outlet Bateeq telah ada lebih dari 40 outlet. Selain tiga outlet yang saya sebutkan di atas, masih banyak lainnya dan menariknya, bukan hanya ada di pulau jawa. Di luar pulau jawa pun Bateeq memiliki banyak outlet di sana, semisal di Palembang, Medan, Makasar, Batam, dan lain-lain.

Bateeq pun telah beberapa kali mengikuti even Jakarta Fashion Week dan Indonesia Fashion Week termasuk di IFW 2016 beberapa bulan lalu. Di IFW 2016, Bateeq juga menggandeng desainer Suzuki Takayuki. Untuk koleksi Bateeq X Suzuki Takayuki hanya bisa ditemui di beberapa outlet saja. Ini menunjukkan bahwa produk Bateeq memang eksklusif dan tidak pasaran.

Jenis batik di Bateeq ada batik tulis, batik cap, dan printing. Untuk jenis kain, banyak macamnya. Mulai dari katun, poliester, sutera pun ada. Katun pun jenisnya macam-macam termasuk tencel. Kombinasi beberapa jenis kain pun ada. Di antaranya dengan denim, leather, dan lain-lain. Sehingga, desain yang dihadirnya benar-benar menarik.

Bagi yang pernah masuk atau sekedar melihat-lihat koleksi Bateeq, mungkin selain desainnya yang menarik, harganya pun menarik. Ya, Bateeq memang memiliki segmentasi pasar ekonomi menengah ke atas. Untuk kelas ini, kualitas menjadi nilai jual yang prioritas. Selain desain pakaian yang menarik, motif menarik, kualitas jahit pun baik. Satu contoh, jika Anda lihat untuk kemeja pria, motif pada bagian kancing dan saku, motifnya akan bertemu. Yang demikian biasanya hanya terjadi pada pengrajin baju satuan atau by order. Berbeda dengan batik pasaran, hal ini tidak pernah diperhatikan. Menariknya lagi, di outlet kita bisa melakukan pesanan khusus dengan harga yang khusus pula. hehehe. Misal kita tertarik dengan desain yang ada tetapi dengan kain yang berbeda atau stok produksi telah habis tetapi masih menginginkan, maka bisa memesan khusus. Mengapa stok habis? hal ini mengingat eksklusivitas produk Bateeq.

Bateeq memang bukan produk pasaran. Bateeq menghadirkan nuansa baru berpakaian batik. Batik bisa dipakai dalam acara santai maupun resmi. Sesuai dengan tagline-nya, Redefining batik, Bateeq hadir untuk mengangkat lebih tinggi lagi derajat batik yang sebenarnya memang sudah tinggi. Karena batik adalah harta Indonesia, sudah selayaknya kita bangga mengenakan batik. :)

Foto: Bu Michelle, CEO PT Efrata Retailindo mengenakan Bateeq. Sumber: instagram: @shopbateeq