Header Ads

Fintech, Sekarang bukan Nanti

Beberapa waktu lalu ada seorang senior waktu dulu di kampus yang memposting foto-foto serta cerita mengenai kehidupan di China/Tiongkok. Ada satu hal yang cukup menarik, meski hampir semua yang disampaikannya menarik, adalah di sana banyak orang yang berjualan di kaki lima yang menerima pembayaran dengan wechat dan alipay. Pedagang tinggal memasang QR code (kita masing sering menyebut dengan barcode, padahal berbeda) dan tinggal tembak memakai aplikasi wechat dan terbayar deh. Dan yang lebih mengesankan adalah itu terjadi di tepi jalan bukan di supermarket atau swalayan.

Fintech, Sekarang bukan Nanti
Belanja buah bisa membayar menggunakan we chat

Saya lalu membayangkan bagaimana jika kita belanja di sunday morning UGM, car free day, angkringan, warung gorengan, juga seerti itu. Impossible is nothing, cuma waktunya kapan. Kemarin ada kabar bahwa paytren, perusahaan yang didirikan oleh Ustadz Yusuf Mansur, telah bekerja sama dengan Dimo Pay untuk menyelenggarakan pembayaran menggunakan QR code. Kita tinggal tunggu bagaimana nanti bisa digunakan di angkringan dan sebagainya.

Bulan Oktober lalu, ketika saya mengikuti talk show acara santripreneur dimana Bpk Victor Rindanaung, CEO Maverick Avenue, sebagai narasumber, saya sempat bertanya. Beberapa jam sebelumnya saya mendengar berita bahwa pemerintah menyatakan fintech baru akan berjalan optimal di tahun 2020, apakah itu benar? Jawaban beliau, fintech tidak perlu menunggu 2020. Semua harus dilakukan sekarang. Banyak dari kita yang sudah bisa membayar belanja dengan menggunakan t-cash yang mana sticker tcash tertempel di smartphone. Di masa nanti, kita tidak perlu dompet lagi karena semua sudah ada di smartphone.

Financial technology, bukan sekedar mobile wallet sebagaimana yang telah disampaikan di atas. Hal-hal yang terkait dengan finansial meliputi crowdfunding, investment, pinjam uang, gadai, dan sebagainya, bisa masuk ke ranah fintech. Dunia start up sedang berkembang pesat dan itu perlu dana. Fintech menjadi salah satu alternatif dalam pemenuhan modal. Fintech dijalankan oleh startup. Di sisi lain, fintech bisa memberi dana kepada startup. Dan semua itu atas sentuhan teknologi.

Fintech merupakan evolusi dalam hal finansial. Uang bukan lagi sekedar apa yang ada di dompet kita. Tetapi dengan sesuatu yang bernama uang itu, dengan sentuhan teknologi, bisa menjadi nilai yang baru. Fintech harus dikembangkan dari sekarang. Ibarat dalam kurva S, saat ini fintech sudah bukan lagi tahap born melainkan sedang memasuki tahap growth. Sampai kapan hingga nanti benar-benar mature dan siap mati, itu tergantung dari kita menggunakakannya dan tergantung bagaimana nanti teknologi berkembang. Perkembangan teknologi teramat sangat pesat, jika kita mengembangkan dan memanfaatkan fintech nanti-nanti, keburu mati. Jadi, fintech adanya sekarang bukan kemarin dan tidak perlu nanti-nanti. :)

___
Sumber gambar: dokumentasi pribadi mbak Iing