Header Ads

Melihat Masa Lalu dan Masa Depan

sering saya merasa tidak nyaman ketika berkumpul dengan orang-orang tua, terlebih yang pernah hidup di zaman dulu banget. mereka sering bercerita betapa susahnya hidup di masa dulu. tidak jarang mereka juga membandingkan masa lalu dengan masa sekarang. mereka merasa masa sekarang semua serba enak dan tidak seperti masa dulu. kadang dalam hati saya berkata, "sepertinya Anda menyesal terlahir di masa itu".


pernahkah Anda mengalaminya? sebagai contoh yang sangat sering saya dengar, dulu mereka, para generasi tua, kemana-mana jalan kaki. mau jaraknya puluhan kilometer, mereka menempuhnya dengan jalan kaki. bagi kalangan yang lebih mampu, mereka menggunakan sepeda. hanya teramat sedikit yang memiliki motor atau mobil. mereka membawa beban, entah itu kayu bakar, pakan ternak, bahan makanan, dengan cara menggendong dan dalam jarak yang jauh tersebut.


saya tidak meragukannya karena mereka memang sebagai pelaku. saya pun tidak bisa menyalahkan karena memang itu yang harus mereka lakukan di masanya. tetapi, itu sudah tidak relevan lagi dengan masa sekarang. sebagian besar dari kita, jika harus melakukannya, berarti harus "tua di jalan". dalam kondisi jalanan yang sudah bagus dan transportasi yang sudah lancar, apakah kita harus melakukan hal yang sama dengan generasi tua? tentu saja tidak. waktu yang bisa terbuang jika kita melakukan dengan jalan kaki, bisa kita gunakan untuk hal lain. itu contoh saja.


menurut saya (terserah anda setuju atau tidak :D ), ada beberapa cara pandang bagi masyarakat dalam melihat masa lalu dari masa sekarang. ada masyarakat yang melihat masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang adalah sesuatu yang konstan, tidak ada perubahan. ini biasanya terjadi ketika kita sedang menilai seseorang. ketika seseorang sudah dicap jelek di masa lalu maka ketika kita bertemu lagi di masa sekarang atau masa mendatang, maka ia akan jelek terus.


ada pula masyarakat yang melihat masa lalu adalah cermin dari masa mendatang. jadi, masa lalu telah terjadi dan mengalami perubahan ke masa sekarang dan suatu saat akan kembali lagi pada kondisi sama seperti masa lalu. contohnya apa ya? agak sulit diceritakan sih. hehehe.


kemudian ada masyarakat yang melihat masa lalu, masa sekarang, dan masa mendatang adalah sebuah proses. masa lalu berproses menjadi masa sekarang dan suatu saat akan berproses menjadi masa depan. di sini kita bisa "meramal" bagaimana kejadian di masa depan. dengan tren yang ada dari masa lalu ke masa sekarang, kita bisa melihat bagaimana masa mendatang. semacam regresi begitu deh.


anda termasuk yang mana? atau kelompok lain yang memiliki cara pandang berbeda mengenai masa lalu? yang pasti jangan sampai masa lalu menjadi beban. masa lalu adalah pelajaran agar kita siap untuk menghadapi atau bahkan membuat masa depan. dan jangan sampai kita merasa menyesal pernah dilahirkan di masa sekarang. karena kita tidak tahu kapan, dimana, dan kondisi seperti apa kita nanti mati.