Header Ads

Blogger dan Copywriter

apa itu copywriter? pengertian tentang copywriting dan copywriter bisa dibaca di wikipedia, "Copywriting is writing copy for the purpose of advertising or marketing. The copy is meant to persuade someone to buy a product, or influence their beliefs. Copywriters (known as continuity writers in brodcasting) are used to help create direct mail pieces, taglines, jingle lyrics, web page content bla bla bla"


saya tidak akan berbicara bagaimana menjadi copywriter yang baik. tetapi lebih kepada bagaimana hubungan blogger dengan copywriting. secara sederhana copywriter tugasnya menuliskan apa yang diinginkan oleh perusahaan agar produknya dikenal oleh costumer. setiap costumer (saya lebih suka menyebutnya daripada konsumen) memiliki costumer need masing-masing. dan copywriter harus bisa menerjemahkan apa yang diinginkan oleh costumer atas produk perusahaan klien dari copywriter.


gambar_1 gambar_2 gambar_3


sebenarnya, perusahaan pemilik produk tanpa adanya perusahaan advertizing pun tetap jalan dan tetap akan selalu berinteraksi dengan costumer. hal ini karena di dalam sistem perusahaan ada bagian marketing (dan coustumer relationship management/CRM) yang senantiasa menjaga kedekatan dengan konsumen. begitu pula dalam interaksinya dengan blogger, tanpa blogger pun mereka tetap hidup.


ketika kita, sebagai konsumen, melihat iklan di media televisi, kita tidak tahu, tidak perlu tahu, dan tidak mau tahu perusahaan pengiklanan mana yang memproduksinya. yang kita tahu hanya produk tersebut, kopi, susu, ponsel, motor, dll, diproduksi oleh perusahaan manufaktur.


tapi mengapa perusahaan pengiklanan, termasuk di dalamnya ada copywriter diperlukan? karena untuk kemudahan dalam kehidupan sistem. ada perbedaan dalam kegiatan advertizing dari perusahaan pengiklanan dengan "pengiklanan" oleh blogger. interaksi antara produsen dengan costumer sebelumnya sudah ada, dan perusahaan pengiklanan hanya interaksi searah. sebagaimana gambar 2 di atas.


sedangkan "pengiklanan" oleh blogger, keadaannya bisa menjadi lebih menantang. setiap blog pasti memiliki pangsa pasar masing-masing. produsen pun demikian. blogger, yang menjadi copywriter dari "perusahaan periklanannya" sendiri harus mensinkronkan apa yang diinginkan oleh produsen, pemberi pundi-pundi dolar atau rupiah, tetapi di sisi lain juga harus sesuai dengan siapa yang sesungguhnya menjadi pembaca blognya. jadi, interaksi yang dibangun oleh blogger seperti gambar 3 di atas.


kita sebagai blogger harus tahu siapa saja yang membaca blog kita. pihak produsen pasti tahu siapa pangsa pasar mereka karena sistem marketing mereka memaksa untuk tahu. jadi, jika ada perusahaan yang belum mau beriklan di blog kita, bisa jadi karena perusahaan menilai bahwa pangsa pasar produk mereka dan blog kita terlalu jauh berbeda.




[caption id="attachment_2104" align="aligncenter" width="300"]perusahaan yang saya sebut dengan "blog" perusahaan yang saya sebut dengan "blog"[/caption]

[caption id="attachment_2105" align="aligncenter" width="300"]ngeblog pun harus baca buku, meski buku pinjaman :) ngeblog pun harus baca buku, meski buku pinjaman :)[/caption]

[caption id="attachment_2106" align="aligncenter" width="225"]posisi ngeblog yang tidak nyaman dan tidak disarankan posisi ngeblog yang tidak nyaman dan tidak disarankan[/caption]


sudahkah kita mengenali "perusahaan" yang kita sebut sebagai blog? siapkah kita menerjemahkan keinginan produsen agar sesuai dengan pembaca blog kita? masing-masing dari kita yang harus mengetahuinya. tetap menulis, tetap ngeblog, kita bangun perusahaan kita sendiri. :)



______
NB: Buat para kontestan LBI2015, silakan tulisan ini dikomentari. Insya Allah saya akan blogwalking dan memberikan komentar balik pada hari kamis dan/atau jumat. semangat...